Poliklinik Bedah Saraf

Berikut adalah penjelasan detail mengenai layanan Poliklinik Bedah Saraf (Neurosurgery) di RS TK.II Pelamonia Kesdam XIV/Hasanuddin, Makassar.

Sebagai rumah sakit tingkat II yang menjadi salah satu rujukan utama (baik untuk anggota TNI, keluarga, maupun masyarakat sipil/BPJS) di wilayah Indonesia Timur, layanan Bedah Saraf di RS Pelamonia difokuskan pada diagnosis, perawatan, dan tindakan operatif untuk gangguan yang menyerang sistem saraf pusat maupun tepi, termasuk otak, sumsum tulang belakang, dan saraf.

Fokus Utama Layanan Bedah Saraf

Dokter Spesialis Bedah Saraf (Sp.BS) di RS Pelamonia menangani kondisi medis yang memerlukan intervensi pembedahan maupun terapi konservatif pada kasus-kasus neurologis yang kompleks. Layanan ini didukung oleh fasilitas penunjang medis seperti radiologi (CT Scan/X-Ray) dan ruang intensif (ICU/HCU).

Daftar Layanan dan Tindakan Medis yang Diberikan

1. Penanganan Trauma Kepala (Neurotrauma) Ini adalah salah satu layanan yang paling krusial, terutama untuk pasien rujukan dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) akibat kecelakaan lalu lintas atau kecelakaan kerja.

  • Operasi evakuasi perdarahan otak (seperti Epidural Hematoma, Subdural Hematoma, atau Intracerebral Hemorrhage).
  • Penanganan cedera otak traumatik ringan hingga berat.
  • Operasi perbaikan patah tulang tengkorak (fraktur kranium).

2. Penanganan Trauma dan Kelainan Tulang Belakang (Spine Surgery) Melayani gangguan pada ruas tulang belakang dan saraf tulang belakang, baik akibat trauma, proses penuaan (degeneratif), maupun infeksi.

  • Saraf Terjepit (HNP / Hernia Nucleus Pulposus): Tindakan pembebasan saraf yang terjepit di area leher (servikal) maupun pinggang (lumbal).
  • Stenosis Spinal: Pelebaran saluran saraf tulang belakang yang menyempit.
  • Stabilisasi tulang belakang akibat cedera atau patah tulang punggung.

3. Tumor Otak dan Saraf (Neuro-Onkologi)

  • Diagnosis dan tindakan pembedahan (kraniotomi) untuk mengangkat massa atau tumor jinak dan tumor ganas yang tumbuh di dalam kepala (otak) maupun di sepanjang tulang belakang.

4. Kelainan Pembuluh Darah Otak (Serebrovaskular)

  • Penanganan kasus stroke hemoragik (stroke akibat pecahnya pembuluh darah di otak) yang memerlukan evakuasi darah melalui operasi untuk menurunkan tekanan di dalam kepala.

5. Kasus Kelainan Cairan Otak (Hidrosefalus)

  • Tindakan pemasangan selang VP Shunt (Ventriculoperitoneal Shunt) untuk mengalirkan kelebihan cairan serebrospinal dari dalam rongga otak menuju ke rongga perut. Layanan ini mencakup pasien anak-anak maupun dewasa.

6. Bedah Saraf Tepi (Peripheral Nerve Surgery)

  • Penanganan masalah saraf yang ada di luar otak dan tulang belakang, seperti Carpal Tunnel Syndrome (CTS) tingkat lanjut yang memerlukan operasi pembebasan saraf di area pergelangan tangan.

Fasilitas Penunjang Layanan

Untuk mendukung akurasi diagnosis dan keselamatan pasca-operasi, Bedah Saraf RS Pelamonia ditunjang oleh:

  • Instalasi Radiologi 24 Jam: Menyediakan layanan CT Scan dan Rontgen (X-Ray) untuk pencitraan otak dan tulang secara cepat.
  • Kamar Operasi (OK) Mayor: Dilengkapi dengan instrumen khusus bedah saraf.
  • ICU (Intensive Care Unit): Pemantauan ketat (monitoring tanda-tanda vital dan kesadaran) bagi pasien pasca-operasi bedah saraf yang membutuhkan perawatan intensif.

Tips Kunjungan: Jika Anda berencana untuk berkonsultasi atau merujuk pasien ke Poliklinik Bedah Saraf RS TK.II Pelamonia, sangat disarankan untuk melakukan konfirmasi jadwal praktik Dokter Spesialis Bedah Saraf (Sp.BS) terlebih dahulu melalui bagian pendaftaran atau sistem informasi rumah sakit, karena jadwal dokter spesialis dapat berubah, terutama jika ada operasi cito (darurat). Siapkan juga seluruh hasil pemeriksaan sebelumnya (seperti hasil CT Scan atau MRI) untuk mempercepat proses diagnosis.

Skip to content