Berikut adalah penjelasan detail mengenai Poliklinik Prostodonsi, yang disusun secara terstruktur agar mudah diadaptasi ke dalam platform informasi digital atau sistem manajemen konten rumah sakit.
Definisi Umum
Poliklinik Prostodonsi adalah layanan spesialistik kedokteran gigi yang berfokus pada restorasi dan penggantian gigi yang hilang atau struktur rongga mulut dan wajah yang rusak. Berbeda dengan dokter gigi umum, spesialis prostodonsia (bergelar Sp.Pros) memiliki keahlian khusus dalam merancang, membuat, dan memasang gigi tiruan yang nyaman serta estetis.
Tujuan utama layanan ini adalah mengembalikan fungsi normal rongga mulut (pengunyahan dan bicara), mencegah kerusakan gigi lebih lanjut, serta memperbaiki estetika wajah pasien.
Cakupan Layanan Utama
Untuk RS sekelas TK.II Pelamonia yang melayani personel militer, keluarga, serta masyarakat umum, poliklinik ini biasanya menangani kasus dari tingkat dasar hingga kompleks:
- Gigi Tiruan Cekat (Fixed Prosthodontics):
- Crown (Mahkota Gigi): Selubung untuk melindungi gigi yang sudah rapuh, patah, atau pasca perawatan saluran akar.
- Bridge (Jembatan Gigi): Pengganti satu atau lebih gigi yang hilang dengan menyandarkan pada gigi asli di sebelahnya.
- Gigi Tiruan Lepasan (Removable Prosthodontics):
- Gigi Tiruan Sebagian Lepasan (GTSL): Untuk pasien yang kehilangan beberapa gigi.
- Gigi Tiruan Lengkap (GTL): Untuk pasien yang kehilangan seluruh gigi pada rahang atas, rahang bawah, atau keduanya.
- Implan Gigi (Dental Implants): Pemasangan akar gigi buatan dari bahan titanium yang ditanam ke dalam tulang rahang sebagai penyangga gigi tiruan yang sangat stabil.
- Restorasi Maksilofasial: Pembuatan protesa buatan untuk mengganti bagian wajah atau rahang yang hilang akibat trauma fisik (kecelakaan, luka tempur), cacat bawaan, atau pasca operasi pengangkatan tumor.
- Penanganan Gangguan Sendi Rahang (TMJ Disorders): Perawatan untuk keluhan nyeri pada sendi rahang, rahang berbunyi, atau kesulitan membuka mulut.
Fasilitas dan Prosedur Pelayanan
Sebagai rumah sakit rujukan tingkat II, layanan prostodonsi didukung oleh fasilitas diagnostik yang memadai:
- Pemeriksaan Penunjang: Integrasi dengan instalasi radiologi untuk foto rontgen panoramik atau Dental CT Scan guna melihat kondisi tulang rahang secara detail sebelum pembuatan protesa.
- Pencetakan Anatomis & Fisiologis: Pengambilan cetakan bentuk rahang pasien menggunakan material khusus untuk mendapatkan presisi tinggi.
- Kolaborasi Spesialis: Seringkali berkolaborasi dengan spesialis bedah mulut (untuk persiapan tulang sebelum implan) atau periodonsia (untuk kesehatan gusi penyangga).
- Kepesertaan: Melayani pasien dari jalur BPJS Kesehatan (sesuai indikasi medis yang ditanggung), pasien dinas (TNI/PNS/Keluarga), dan pasien umum.

